kembali sebuah cerita teruntai
bak cerita klasik jaman lama
tentang belenggu tak terusik
ini untuk kalian bukan untukku

selamat pagi hai matahari pagi
kulihat kau selalu mendahului
setiap cita, cinta dan mimpi
kau belenggu bak sebuah ironi

tak sadarkah kau...
siapakah engkau
seorang pembantu tak bertuan
selalu bertindak sesuai kemauan
kami semua ingin bernafas lega
menghirup udara yang slalu berhembus
meniupkan...
membisikkan....
menyisakan nuansa tak terganti
ditengah belenggu tak terusik
untuk dulu dan mungkin saat ini...
bukan besok...
ataupun seterusnya....